Selasa, 22 Januari 2013

I miss you Episode 1-2

Musim panas, 1997

I Miss You Episode 1 - 2

Lee Soo Yeon (Kim So Hyun yang nantinya akan diperankan oleh Yoon Eun Hye) pulang sekolah.  dan masuk rumah dengan was-was namun waspada. Namun sesampainya di rumah bukan ibu yang ia temukan, tapi ayahnya, buronan polisi, yangmembekapnya dan bertanya di mana ibunya. Soo Yeon menggeleng dengan ketakutan, dan ayahnya langsung menutupinya dengan selimut dan mulai memukulinya.

Sementara ibunya ternyata bersembunyi di luar rumah, mendengar jeritan Soo Yeon yang kesakitan.

I Miss You Episode 1 - 2

Tiba-tiba Detektif Kim (Jeon Gwang Ryul)  masuk dan menangkap ayah Soo Yeon. Rupanya ibu Soo Yeon yang memanggil polisi. Saat akan meninggalkan ruangan, ia menemukan Soo Yeon ada dibalik selimut dan berkata lirih, “Aku bersalah.. aku bersalah,” sebelum ia pingsan.

Detektif Kim segera membopong Soo Yeon bertemu dengan ibu Soo Yeon yang malu pada para tetangga karena suaminya ditangkap polisi. Ia lebih memikirkan rasa malunya daripada anaknya yang pingsan. 

Musim gugur, 1998


Han Jung Woo (Yeo Jin Goo yan g nantinya akan diperankan oleh Park Yoo Chun) sekolah di Amerika. Ia sangat senang sekali mendengar ayahnya telah datang. Tapi ternyata bukan ayahnya yang datang, melainkan sekretarisnya yang datang atas suruhan ibu tirinya yang memberi kesempatan Jung Woo untuk liburan melihat-lihat calon universitas yang akan Jung Woo masuki.

Tapi ternyata Jung Woo tak mematuhi perintah ibu tirinya, Hwang Mi Ran, malah pulang ke Korea. Ia sudah ingin bertemu dengan ayahnya. Ternyata ayahnya sudah 6 bulan dipenjara dan hari ini keluar.


Bersama Mi Ran, ia pergi ke penjara untuk menjemput ayahnya. Di sana ia melihat seorang gadis berseragam yang menunduk.


Tapi ayah Jung Woo, Han Tae Joon, tak suka melihat kehadiran Jung Woo yang seharusnya belajar di Amerika. Rupanya Jung Woo juga tak pernah diberitahu tentang ayahnya yang dipenjara. Mi Ran, langsung menjadi ibu teladan, dengan meminta suaminya untuk memarahinya jangan memarahi Jung Woo.

Setelah Tae Joon keluar dari penjara, ternyata ia tak langsung pulang ke rumah. Ia pergi ke rumah ayahnya, Kakek Han.


Tae Joon membawa Kakek Han yang sedang sakit ke rumah sakit, walau ibu tirinya (Kang Hyun Joo) mencoba mencegahnya. Menurut Hyun Joo, suaminya akan meninggal kalau dibawa ke rumah sakit dan Tae Joon akan menjadi pembunuh.


“Terus kenapa? Apa sekarang kau ingin menjebloskanku karena tindak pembunuhan?” tanya Tae Joon keji. Dan Tae Joon tetap meneruskan rencananya. Perawat Kakek Han, Jung Hye Mi, diberi pesangon dan disuruh pergi sekarang juga. Ia juga menuduh Hyun Joo telah mencuri uangnya selama ia dipenjara. Dan Tae Joon mengancam Hyun Joo agar menyerahkan uang itu agar anaknya (yang berarti adik tirinya) tak akan mati.

Note : Hyun Joo ini sepertinya istri muda yang jarak umurnya terpaut jauh dengan suaminya. Bahkan Hyun Joo ini sepertinya sepantaran dengan Tae Joon. Dan putranya juga masih kecil, kalau melihat kamarnya yang seperti kamar anak-anak.


Hyun Joo kaget mendengar ancaman itu dan segera berlari ke kamar anaknya. Ia kaget dan ketakutan setengah mati melihat kamar putranya kosong dan hanya ada dua anjing herder yang menggongonginya. Ia memanggil-manggil putranya, “Joon.. Joon.. “ tapi anaknya tak pernah muncul.

Tae Joon menangkap Hyun Joo yang histeris. Namun ternyata anak Hyun Joo tak berhasil ditangkap Tae Joon. Anak itu lari dengan memecah kaca jendela.


Anak itu, dengan kalung dari ibu yang tergantung di lehernya, ternyata melarikan diri dengan darah di kakinya. Di tengah jalan, perawat ayahnya, Hye Mi, menariknya dan membawanya pergi.

Gadis yang dilihat Jung Woo di penjara adalah Soo Yeon yang menjemput mayat ayahnya yang dihukum mati karena membunuh seorang anak.  Antara sedih dan lega, karena ayahnya yang suka menyiksa telah meninggal dunia, Soo Yeon menemani ibunya yang mabuk-mabukkan meluapkan perasaannya.


Jung Woo tak bisa tidur dan berjalan-jalan sampai ke suatu taman. Ia melihat ada gadis itu, Soo Yeon, duduk di ayunan dan langsung mengenalinya. Soo Yeon menebak kalau Jung Woo mengenalnya karena semua orang menggosipkan ia dan ibunya (sebagai keluarga seorang pembunuh).

Dan Jung Woo balik menebak kalau Soo Yeon ini adalah artis. (cieee… cantik sih..). Soo Yeon langsung meninggalkan Jung Woo. Tapi hujan turun dan Jung Woo berteduh dan mengajak Soo Yeon untuk ikut berteduh.


Tapi Soo Yeon malah berlari meninggalkannya.Ternyata Soo Yeon pergi untuk mengambilkan payung untuk Jung Woo. Mereka berjanji untuk bertemu kembali di taman ini untuk mengembalikan payung.

Jung Woo pun pulang dengan memakai payung Soo Yeon. Namun karena angin kencang, payung itu salah satu besi penyangganya patah hingga Jung Woo pun kehujanan. Tapi Jung Woo malah senang terkena hujan.


Keesokan harinya, Soo Yeon pergi ke taman dengan perasaan bahagia dan bersemangat. Namun di tengah jalan, ia mendengar suara kaca dipecah. Ternyata di salah satu rumah, ada anak yang mencoba memecah jendela. Sepertinya ingin kabur. Tapi jendela itu berteralis. 


Melihat Soo Yeon, anak itu beringsut ke pojok dan menyembunyikan dirinya di balik selimut. 


Tae Joon masih belum bisa menemukan adik tirinya. Sedangkan ibu tirinya tak mau memberikan uang itu jika anaknya masih belum dikembalikan padanya. Maka Tae Joon menyuruh anak buahnya untuk menemukan adik tirinya, walaupun sudah dalam bentuk mayat.

Jung Woo akan pergi ke taman, tak mempedulikan rengekan adik tirinya, Ah Reum, yang ingin ikut dengannya. Tapi Jung Woo memang tak bisa pergi karena ibu tirinya memberitahukannya kalau kakeknya meninggal. Walaupun Jung Woo tak pernah bertemu dengan kakeknya, tapi kabar ini membuatnya sedih.


Jadi alih-alih pergi menemui Soo Yeon, Jung Woo pergi ke rumah duka sebagai wakil keluarga menerima ucapan duka cita. Menurut Mi Ran, ayahnya sekarang sedang ada di rumah sakit.

Tapi ternyata Tae Joon tidak di rumah sakit, melainkan sibuk memaksa Hyun Joo untuk berbicara. Jung Woo mendengar percakapan Mi Ran dan ayahnya di telepon bertanya di mana ayahnya. Berpura-pura baik Mi Ran meminta Jung Woo untuk menerima para tamu. Tapi Jung Woo tahu kalau Mi Ran hanya berakting dan menyuruhnya berhenti berpura-pura menjadi ibunya.

Maka Mi Ran pun menghentikan sikap manisnya dan dengan kaku ia mengatakan kalau  ayahnya sedang melindungi uangnya. Dan ia juga meminta Jung Woo untuk segera pulang ke Amerika.


Sementara Soo Yeon menunggu kedatangan Jung Woo di taman, sambil menebak-nebak dengan tetesan air di ember, "dia datang.. dia tak datang.. dia datang.. dia tak datangg.."

Usaha Tae Joon ternyata gagal. Walau disekap di rumah sakit, Hyun Joo tetap tak mau memberitahukannya.


Perawat Hye Mi menyamar menjadi perawat rumah sakit dan menemui Hyun Joo. Ia memberitahu Hyun Joo kalau Hyung Joon, putra Hyun Joo selamat dan sekarang bersamanya. Hyun Joo lega dan menyuruh Hye Mi untuk menculik anak Tae Joon. Han Jung Woo.

Jung Woo kelelahan karena menerima tamu sekian banyak. Akhirnya Tae Joon datang. Tentang kepulangannya yang tiba-tiba, ia meminta Jung Woo untuk tak pernah melakukan sesuatu yang tanpa seijinnya. Ia menyuruh Jung Woo untuk kembali ke Amerika.

Jung Woo sepertinya enggan dan bertanya apakah ia bisa pulang saat liburan. Ayahnya malah mengatakan kalau Jung Woo memang ingin kembali, maka ia bisa bersekolah di sini. Jung Woo gembira mendengarnya. Tae Joon mengatakan kalau hanya Jung Woo-lah, satu-satunya yang ia percayai.

Dan Mi Ran mendengar pembicaraan mereka.

Jung Woo baru teringat dengan janjinya pada Soo Yeon setelah ia kembali ke kamar.

Soo Yeon yang akhirnya pulang karena Jung Woo tak kunjung datang, mengintip ke jendela tempat anak yang ia temui tadi pagi berada. Tapi Hye Mi muncul dan memperingatkannya agar tidak ikut campur. Melihat wanita itu membawa obat dan makanan, maka Soo Yeon pun pergi.

Detektif Kim meminta atasannya membuka kembali kasus pembunuhan yang melibatkan ayah Soo Yeon. Penjahat yang sebenarnya telah mengaku. Dan ia akan bertanggung jawab karena kesalahan ini.


Jung Woo akhirnya masuk sekolah baru. Dengan membawa payung kuning, ia mencoba mencari Soo Yeon. Tapi yang ia temukan bukanlah Soo Yeon, melainkan si nomor 27, anak seorang pembunuh. Itulah julukan murid sekolah itu untuk Soo Yeon. 


Karena shock, Jung Woo tak sengaja mundur menjauhi Soo Yeon. Dan Soo Yeon menganggapnya sama seperti murid yang lainnya. Namun Soo Yeon tak bisa diam saat Jung Woo dibully oleh teman mereka yang dikalahkan Jung Woo saat bermain basket.


Namun Jung Woo yang juga tak mau dibully, menantang murid-murid itu kembali dan akhirnya Jung Woo dikeroyok dan ditendangi.


Kali ini Soo Yeont tak dapat membantunya karena yang dialami oleh Jung Woo sering ia terima dari almarhum ayahnya. Soo Yeon menutup telinganya, mencoba menutup dirinya dari kejadian yang itu.


Soo Yeon menemukan payung kuningnya ada di-lockernya. Melihat Jung Woo menunggu hujan reda, ia pun meminjamkannya lagi. Jung Woo tak mau. Maka Soo Yeon berkata kalau ia tak pernah membunuh siapapun.

Tapi Jung Woo tetap tak mau. Ia sudah mengembalikan payung itu dan urusan di antara mereka sudah selesai. Jung Woo melihat Soo Yeon menangis, tapi menurut Soo Yeon ia tak menangis sedih, tapi karena matanya perih terkena angin.


Jung Woo merasa menyesal, marah, kesal dan frustasi. Ia, remaja 15 tahun yang baru saja menyukai seorang gadis yang ternyata anak pembunuh dan dikucilkan di sekolah. Maka ia tak dapat melakukan hal lainnya, selain mengeluarkan perasaannya di taman bermain. Ia menghentakkan ayunan itu dengan keras dan berteriak mengeluarkan semua perasasaannya.


Sementara Soo Yeon pulang dengan sedih. Melawati rumah aneh itu, ia mendengar seorang wanita membujuk Joon untuk segera pergi. Ia mencoba mengintip tapi ia hanya bisa melihat sekilas karena keburu ketahuan oleh wanita itu.


Kebetulan ibunya lewat dan kehujanan karena tak memakai payung. Maka payung kuning itu dibuka, dan nampak secarik kertas, pesan dari Jung Woo yang membuatnya tersenyum, “Milik anak paling terkenal di daerah ini, Lee Soo Yeon.”

Akhirnya emosi Jung Woo reda, dan ia pun mencari rumah Soo Yeon. Ia menemukan rumah itu. Detektif Kim juga telah sampai sana. Tapi di sana sedang kericuhan.

Ibu korban yang dibunuh ayah Soo Yeon kembali datang untuk mencari perhitungan dengan ibu Soo Yeon. Ibu Soo Yeon tak mau disalahkan karena suaminya sudah mendapat hukumannya. Tapi ibu korban itu tetap memaksa karena anaknya sudah mati sedangkan Soo Yeon (anak si pembunuh) masih hidup.


Akhirnya ibu Soo Yeon mendorong Soo Yeon dan menyuruh ibu untuk membawa Soo Yeon saja, “Bunuh atau biarkan dia hidup. Terserah kau mau melakukan apa!”


Jung Woo terbelalak melihat kejadian itu. Soo Yeon menangis memohon agar ia diperbolehkan tak pergi, dan ia seperti mengucap mantra seperti saat ayahnya memukulinya, “Maafkan aku, aku bersalah..”

Dan matanya bertemu dengan mata Jung Woo yang terlihat ketakutan. Tak tahan dengan semua ini, ia pun kabur, melarikan diri dari tempat itu, melarikan diri dari Jung Woo. Tanpa sadar sepatunya terlepas.

Jung Woo mengejar Soo Yeon dan akhirnya menemukannya. Soo Yeon menangis dan bersembunyi di bawah luncuran. Soo Yeon menyembunyikan kakinya yang telanjang dan bercodet.

Jung Woo memberikan sepatu itu pada Soo Yeon dan berkata, “Aku menemukanmu. Baju berbunga-bunga, anak terkenal, Lee Soo Yeon,” panggilan Jung Woo membuat Soo Yeon menengadah. Dan Jung Woo tersenyum saat melanjutkan, “Anak pembunuh, Lee Soo Yeon, jadilah temanku.”

Jika ada orang yang ingin berteman, seharusnya kita langsung menerimanya, bukan bertanya ‘kenapa’ seperti yang ditanyakan Soo Yeon. Karena Jung Woo langsung berkata kalau begitu ia akan menarik permintaannya kembali.

Dan ia langsung lari, mengagetkan Soo Yeon. Ia pun langsung mengejar Jung Woo. Ternyata Jung Woo lari mencari jepit jemuran. Ia menculik satu jepit jemuran dari tetangga Soo Yeon kemudian menyelipkan di rambut Soo Yeon yang selalu tergerai menutupi mukanya. Dan saat terlihat jelas wajah Soo Yeon, Jung Woo berkata puas, “Nah.. jadi seperti ini wajahmu itu.”


Aih.. co cweet..

Jung Woo mengatakan kalau ia tak akan berpura-pura tak mengenal Soo Yeon lagi. Dan ia meminta maaf. Soo Yeon terharu dan hampir menangis mendengar kata-kata Jung Woo. Bersamaan dengan itu, angin bertiup kencang, sehingga Jung Woo langsung membentangkan tangannya dan berkata kalau ia akan menghalangi angin agar Soo Yeon tak mengeluarkan air mata.

Sementara itu ibu Soo Yeon yang menangis-nangis mengutuki suaminya, hanya bisa mematung saat Detektif Kim berlutut di depannya dan mengatakan kalau pelaku pembunuhan yang sebenarnya telah tertangkap.


Hyung Joon yang sudah bersiap untuk memukulkan mangkoknya untuk menarik perhatian Soo Yeon, urung melakukannya karena melihat Soo Yeon lewat bersama seorang pemuda. Sepertinya sih, paman dan keponakan itu belum pernah bertemu.


Ternyata Jung Woo mengantarkan Soo Yeon pulang. Aihh.. manis banget, sih Jung Woo ini.


Hye Mi menyelinap masuk ke rumah Hyun Joo untuk mengambil tas berisi uang yang disembunyikan Hyun Joo di dalam piano. Di dalam tas itu ada foto keluarga Tae Joon.


Namun sesampainya di rumah, Tae Joon sudah menunggunya. Mengira Hye Mi baru bepergian dari jauh, a tak tahu kalau isi tas itu adalah uang, Ia menyuruh Hye Mi dan separuh mengancam untuk mencari tahu dimana Hyung Jun berada.


Ibu mabuk-mabukkan setelah mendengar pengakuan Detektif Kim dan diusir oleh pemilik warung. Soo Yeon yang menjemput ibu hanya bisa menangis, mengira ibu mabuk karena kondisi keluarga mereka. Ia menangis dan berkata kalau ia akan berbuat lebih baik lagi demi mereka.


Ehh? Itu jepit rambut atau jepit jemuran, ya? Ternyata Jung Woo juga mengambil jepit jemuran lagi. Dan aww.. cute banget saat Jung Woo memakai jepit jemuran itu ke rambutnya sendiri dan senyum-senyum sendiri.


Keesokan harinya, Jung Woo melihat kalau teman-teman sekelasnya mulai mem-bully Soo Yeon yang belum datang, dengan mengecat kursi dan mejanya. Ia marah dan akan menegur temannya itu, tapi Soo Yeon keburu datang.


Betapa kagetnya Jung Woo melihat Soo Yeon malah memeluk temannya itu (bukannya dia!) pas dengan kebetulan guru mereka masuk. Seisi kelas bengong, terkejut melihatnya.


Hasilnya guru itu memarahi teman yang membully karena berkencan. Hehe.. gadis ini tak butuh dilindungi, ternyata.


Sementara Jung Woo masih tak percaya dengan tindakan Soo Yeon (memeluk orang lain!! ). Ia berkali-kali menoleh ke belakang, namun berkali-kali itu pulalah Soo Yeon menutupi wajahnya dengan buku. 


Aww.. kenapa kalian cute banget, sih..


Setelah kelas usai, Jung Woo meminta penjelasan tentang tindakan Soo Yeon tadi. Bukankah ia berkata kalau ia akan menjadi teman Soo Yeon? Soo Yeon berkata kalau ia akan melindungi Jung Woo dan mereka akan menjadi teman rahasia.


Maka penderitaan Soo Yeon pun berlanjut di jam istirahat. Teman-temannya bertaruh, siapa yang berhasil memasukkan kotak susu ke tempat sampah (yang ada di belakang Soo Yeon) akan mendapat 1000 won. Tapi mereka sengaja tidak melempar ke tempat sampah tapi ke Soo Yeon.


Jung Woo marah, dan berdiri. Tapi Soo Yeonpun juga berdiri, mengagetkan semuanya. Ternyata Soo Yeon berdiri untuk mengambil tempat sampah di belakangnya dan menaruh tempat sampah itu di depan kelas (setelah mengembalikan kotak susu ke dua teman pembully-nya hingga terciprat ke baju si pembully). Ia menyuruh teman-temannya untuk melempar kotak susu itu sekarang.


Jung Woo tersenyum melihat aksi Soo Yeon. Ia pun mengambil kotak susunya, dan dengan keahllian basketnya, ia berhasil memasukkan kotak itu ke keranjang sampah. Teman-temannya masih bengong, dan tak bisa berbuat apa-apa ketika Jung Woo mengambil uang 1000 won karena ia menang taruhan.


Dan dengan muka polos ia keluar ruang kelas, namun sebelumnya dengan suara keras, ia mengajak Soo Yeon untuk jajan dengan uang 1000 won itu. Soo Yeon juga bengong.


Hihihi.. gak jadi deh teman rahasianya.


Dan Jung Woo cuek saat dimarahi oleh Soo Yeon yang tak mau merahasiakan hubungan mereka karena Jung Woo akan dikucilkan.


Ia juga cuek mendapat siraman sampah dari lantai dua. Menurutnya seseorang tak bisa dikucilkan kalau ia mempunyai teman. Dan ini membuat Soo Yeon tersenyum dan luluh.


Tapi muka Soo Yeon sepertinya sudah paten muram, membuat Jung Woo menggodanya kalau Soo Yeon marah karena sekarang ia lebih populer daripada Soo Yeon. Buktinya? Ia meminta Soo Yeon untuk melepas kertas yang tertempel di punggungnya: no 41 pacaran dengan no 27 dan menyuruh 41 dan 27 untuk bergandengan minggat dari sekolah mereka.


Melewati persembunyian Hyung Joon, mereka menyadari kalau rumah itu terbakar. Soo Yeon panik dan meminta Jung Woo untuk membukakan pintu yang digembok itu.


Dengan batu bata, ia mencoba merusak gembok itu, dan hasilnya tangannya berdarah. Tapi gembok itu berhasil dibuka.


Hyung Joon mencoba lari, tapi Jung Woo menghentikannya karena melihat kakinya yang terluka parah. Tak sengaja kalung Hyung Joon terlepas dan pecah jadi dua.


Mereka membawa Hyung Joon ke klinik terdekat, dan malah dimarahi oleh dokter karena kondisi kaki Jung Woo yang sudah sangat parah. Mereka menyuruh Hyung Joon untuk dibawa ke rumah sakit, jika tidak kakinya bisa diamputasi.


Jung Woo menelepon ibu tirinya meminta bantuan untuk memindahkan anak itu. Tapi Hye Mi tak mau, hingga Tae Joon datang, dan berkata kalau ia akan mengirim orang ke sana.


Hye Mi yang tak bisa keluar rumah karena orang-orang Tae Joon mengawasinya, berhasil kabur setelah mendengar kalau kamar yang ia sewa kebakaran. Ia segera pergi ke klinik tempat Hyung Joon dirawat dan dari foto Tae Joon di koper, ia mengenali Jung Woo. Ia juga melihat Jung Woo memberikan kalung Hyung Joon pada Soo Yeon.


Soo Yeon memberikan kalung itu pada Hyung Joon (yang ia anggap perempuan). Tiba-tiba Hye Mi masuk dan langsung membawa pergi Hyung Joon, kemudian membawanya ke dalam taksi.


Soo Yeon dan Jung Woo mengejar taksi itu, tapi tak berhasil. Hye Mi menenangkan Hyung Joon yang ingin keluar taksi. Mereka harus segera pergi, karena pemuda yang membawanya ke klinik adalah anak Han Tae Joon, Han Jung Woo.


Hyung Joon langsung menoleh ke belakang, merekam wajah Jung Woo.


Jung Woo pulang mendengar ayahnya marah-marah. Ia tak tahu kalau ayahnya marah karena anak buahnya kehilangan jejak Hye Mi.


Soo Yeon pulang ke rumah dan melihat kalau ibunya sibuk berkemas-kemas. Ibunya mau kemana? Ternyata ibunya mempunyai ide brilian (yang agak gila saya rasa) dengan pindah ke rumah Detektif Kim yang duda beranak satu.


Ibu tak mempermasalahkan Detektif Kim yang salah tangkap karena sebenarnya pun ia merasa bersyukur akan suaminya yang suka menyiksa sudah meninggalkan mereka. Ia akan tinggal di rumah Detektif Kim hanya sampai Soo Yeon dewasa, dan sebagai gantinya ia akan mengurus rumah Detektif Kim.

Detektif Kim bengong dan tak tahu apa yang harus ia lakukan. Putrinya, Eun Joo, menuduh ayahnya punya pacar baru dan pergi jajan untuk meluapkan rasa marah pada ayahnya.


Tapi ibu tetap pada pendiriannya. Walau Detektif Kim menawarinya untuk mencarikan solusi lainnya, tapi ibu dan Soo Yeon akan tinggal di rumah Detektif Kim.


Selain Detektif Kim yang terkejut, Jung Woo juga terkejut karena saat ia ke rumah Soo Yeon, ternyata Soo Yeon sudah pindah. Untungnya ia menemukan Soo Yeon di taman. Dengan jepit jemuran di rambutnya, Soo Yeon berkata kalau ia juga akan memberikan hadiah pada Jung Woo, namun hadiah itu akan ia berikan saat hujan.


Dan Jung Woo sudah tak sabar menunggu hujan turun.


Saat Jung Woo mengantarkan Soo Yeon ke rumah barunya dan ia memegang kaki Soo Yeon yang hanya bersepatu tapi tak berkaos kaki, dan berkata kalau kakinya nanti kedinginan. Soo Yeon menarik kakinya.


Ia malu karena kaki itu ada codet panjang yang sangat jelek. Tapi Jung Woo membesarkan hatinya dengan menunjukkan kalau iapun memiliki berbagai codet di tubuhnya bekas luka olahraga.


Eun Joo lewat dan tak bisa berkata-kata melihat betapa tampannya Jung Woo. Ia pun buru-buru kabur karena melihat senyum Jung Woo. Ia takut pingsan.


Tae Joon mendatangi tempat persembunyian Hyung Joon dan menyadari kalau Hye Mi yang melarikan Hyung Joon dan ironisnya, anaknya sendiri yang menyelamatkan Hyung Joon dari kebakaran.


Anak buah Tae Joon menemui Hyun Joo dan berkata kalau ia akan menjaga keselamatan Hye Mi dan Hyun Joo, jadi sebaiknya Hyun Joo memberitahukan letak persembunyian Hye Mi. Tapi Hyun Joo tak percaya. Namun ia tampak khawatir saat pria itu menceritakan tentang kondisi kaki Hyung Joon yang terluka.


Sementara itu Hye Mi mulai melancarkan aksinya. Ia menaruh uang di locker umum dan diambil oleh seseorang yang kemudian membuntuti Jung Woo. Sepertinya Hye Mi akan melaksanakan perintah Hyun Joo untuk menculik Jung Woo.


Sementara itu Hyun Joo mogok tak  mau minum obat, kecuali dibawa menemui ibunya. Tapi Hye Mi berhasil memaksa Hyun Joo untuk meminum obat itu dan berkata kalau sekarang nyawa Hyung Joo dan ibunya tak lagi ada ditangan Tae Joon, tapi sekarang ada di tangannya.


Pulang sekolah, Jung Woo mengajak bicara Soo Yeon dengan suara lantang. Soo Yeon jengah, dan meminta Jung Woo memelankan suaranya. Dan Jung Woo berbicara dengan suara berbisik-bisik, tetap membuat Soo Yeon jengah karena semua anak memandangi mereka.


Ia pun lari meninggalkan Jung Woo yang memanggilnya dengan suara yang berbisik, dan keras. LOL.


Lagi-lagi Jung Woo mengantarkan Soo Yeon pulang. Ia menghadap ke Soo Yeon dan menggodanya yang tertidur di dalam bis. Tapi Soo Yeon tetap tidur. Tiba-tiba bis berhenti mendadak dan Soo Yeon tertarik ke depan..


.. dan bibirnya menyentuh bibir Jung Woo.


Jung Woo mematung seketika namun buru-buru menegakkan badannya ketika Soo Yeon tiba-tiba membuka matanya. Ia mulai beralasan saat melihat Soo Yeon menatap tajam ke arahnya.

"Ini halte kita. Ayo cepat turun! Paman, hentikan bisnya!"
LOL. Architecture 101, anyone? 


Sepanjang perjalanan Jung Woo hanya diam saja, membuat Soo Yeon bingung. Apakah Jung Woo marah? Tapi Jung Woo tetap diam.


Akhirnya perhatiannya teralih karena lampu di jalan nyala-mati-nyala-mati. Soo Yeon berkata kalau ia sebenarnya ingin memperbaiki lampu itu tapi, ia kurang tinggi.


Maka Jung Woo pun mencoba memperbaiki lampu itu, yang mungkin longgar. Tapi ia pun juga kurang tinggi. Maka dengan memegang bahu Soo Yeon, ia berjinjit setinggi-tingginya untuk mengencangkan lampu itu.


Kali ini hati Soo Yeon yang berdebar-debar karena tubuh mereka sangat berdekatan. Dan Jung Woo pun menyadarinya.


Dan Detektif Kim yang lewat pun menyalahartikan mereka berdua, yang dilihat dari posisinya berdiri, Soo Yeon dan Jung Woo sedang berciuman. Apalagi saat itu lampu kembali mati.

Super duper LOL. Pasti Detektif Kim berpikir kalau Jung Woo mencium Soo Yeon dan mematikan lampunya agar tak keliatan.



Maka ia berteriak dan menjewer Jung Woo seperti anak nakal. Hehehe..


Dan ada seseorang yang mengawasi mereka, tepatnya mengawasi Jung Woo sejak tadi ia ada di sekolah.


Jung Woo duduk di meja makan, gugup segugup-gugupnya. Tapi kegugupannya hilang saat Soo Yeon datang. Soo Yeon dan Eun Joo memakai sweater yang sama, pemberian Detektif Kim. Aww.. ternyata Detektif Kim sudah menganggap keduanya sebagai anak sendiri.


Eun Joo langsung duduk di samping Jung Woo, membuat Soo Yeon terpaksa duduk di samping ibunya. Tapi perhatian Jung Woo tetap pada Soo Yeon yang masuk ke kamar untuk mengambil jepit jemuran dan memasangkannya di rambutnya. Jung Woo tersenyum padanya, membuat Soo Yeon tersipu-sipu.


Dan pandangan kedua remaja itu tak luput dari pandangan Detektif Kim. Ia pun menarik Jung Woo untuk memberi pelajaran.


Tentu saja Jung Woo ketakutan. Tapi ternyata Detektif Kim ingin mengajarkan cara bela diri pada Jung Woo. Soo Yeon dan Eun Joo duduk di tangga dan menonton mereka.

Hmm… sepertinya Jung Woo akan menganggap Detektif Kim sebagai sosok ayah deh.. Bukannya ia sudah tak mempunyai ayah. Tapi ya, karena ayahnya, Tae Joon, adalah ayah yang agak-agak beda.


Eun Joo heran, bagaimana cowok sekeren Jung Woo bisa dekat dengan Soo Yeon. Soo Yeon tertunduk lesu, dan menjawab kalau  ialah yang menyukai Jung Woo dan mungkin Jung Woo menjadi temannya karena kasihan.


Dan Eun Joo memeluk bahu Soo Yeon, menghiburnya agar tabah dan kuat, karena mereka adalah putri polisi.


Eun Joo bergabung dengan ayahnya yang menyuruh mereka untuk latihan bela diri. Ibu duduk menggantikan Eun Joo dan memuji sweater Soo Yeon yang tampak cantik dipakai olehnya. Soo Yeon tersenyum bahagia mendengar pujian ibu.


Dan mungkin inilah saat-saat yang membahagiakan. Dengan disaksikan oleh ibunya, Soo Yeon bergabung dengan yang lain. Detektif Kim mengambil jepit jemurannya dan menggodanya dengan memakai jepit itu di rambutnya sendiri.

Aww… Mereka berempat kejar-kejaran memperbutkan jepit jemuran itu.


Di tangga yang sama, Soo Yeon duduk dan menulis di dinding, Aku merindukanmu.


Ia menoleh saat ada seseorang memanggilnya.


Ternyata Jung Woo (Yoo Chun-ah…!) yang memanggilnya. Soo Yeon tersenyum memandangnya.


Tapi Jung Woo nampak sedih melihat Soo Yeon, “Mengapa kau tersenyum? Aku sangat marah hingga rasanya aku mau mati. Aku sangat marah hingga rasanya aku mau gila. Aku akan menunggu untuk hari ini saja. Hanya hari ini saja.”

Dan ternyata Jung Woo berkata pada udara kosong. Tak ada Soo Yeon di hadapannya. Hanya ada  tulisan Soo Yeon di dinding yang sudah hampir pudar.






Senin, 21 Januari 2013

Drama Korea : I MISS YOU

I MISS YOU
(Drama korea tahun 2013) 

Cerita dan Sinopsis Film Korea Missing You (I Miss U) ini bercerita tentang cinta di masa kecil yang tidak terlupakan.  Tentu donk teman-teman asianlovernews.com pernah mengalami cinta monyet dengan teman kita waktu kecil..hahaha.  Nah latar belakang Film yang memiliki sekitar 20 Episode ini kurang lebih sama, cerita tentang cinta monyet semasa kecil yang ternyata hingga dewasa selalu di ingat dan malah tidak pernah terlupakan.  Oke berikut ini sedikit review singkat Film Korea Missing You (I Miss U) ini ya :
Film Drama Korea Missing You | I Miss You Korean Drama
Foto dan Gambar Pemain Drama Korea Missing You – I Miss You Lengkap
sumber : http://asianlovernews.com/film-drama-korea-missing-you-i-miss-you-korean-drama.html
Judul :  Missing You Judul Lain : I Miss You Genre : Romantis, Melodrama Jumlah Episode : 20 (To Be Confirmed) Stasiun Televisi : MBC Tanggal Tayang : 2012-Nov-07 to 2013-Jan-10 Air time : Wednesday & Thursday 21:55
Sinopsis Serial Korea Missing You – I Miss You
Cerita dan Sinopsis Film Drama Korea Missing You | I Miss You Korean Drama ini bercerita tentang kisah cinta sepasang remaja yang terpisah karena sesuatu hal yang sangat menyakitkan, hingga pada suatu hari mereka kembali bertemu setelah dewasa.
Dialah Han Jung Woo (diperankan oleh Park Yoochun) yang merupakan seorang detektif dalam bidang pembunuhan.  an Jung Woo telah menjadi detektif selama kurang lebih 2 tahun.  Han Jung Woo selalu teringat tentang cinta di masa kecilnya dengan seorang wanita bernama  Lee So Yeon (diperankan oleh Yoon Eun Hye).  Han Jung Woo sendiri masih mencari-cari keberadaan cinta masa kecilnya tersebut.
Di sisi lain Lee So Yeon sendiri adalah seorang perancang busana yang ternyata masih selalu mengingat cinta masa kecilnya dengan Han Jung Woo.
Kemudian ada Kang Hyun Joon (diperankan oleh Yoo Seung Ho). Kang Hyun Joon merupakan seorang manajer keuangan yang memiliki sifat dingin dan kharismatik.  Kang Hyun Joon ternyata memiliki dendam pribadi dengan Han Jung Woo karena telah merusak hubungan cintannya dan juga keluarganya, Kang Hyun Joon berencana membalas dendam pada Han Jung Woo.
Pemain Serial Korea I Miss You – Missing You

  • Yoon Eun Hye pemeran Lee Soo Yeon
  • - Kim So Hyun pemeran Lee Soo Yeon (young)
  • Park Yoochun pemeran Han Jung Woo
  • - Yeo Jin Goo pemeran Han Jung Woo (young)
  • Yoo Seung Ho pemeran Kang Hyung Joon
Pemeran Pendukung Missing You Korean Drama
  • Do Ji Won pemeran Hwang Mi Ran
  • Jang Mi In Ae pemeran Nam Eun Joo
  • Jun Kwang Ryul pemeran Nam Eun Joo’s father
  • Yoo Yeon Mi

Legally Blonde

Legally Blonde

Legally Blonde (2001)

Tahun Rilis: 2001
Genre: Petualangan, Drama-komedi, & Romance
Sutradara: Robert Luketic
Pemain: Resse Witherspoon & Matthew Davis
Awards: 2 Golden Globes, 6 wins & 9 nominations
Link IMDB: http://www.imdb.com/title/tt0250494/

Sinopsis film Legally Blonde:

Elle (Resse Witherspoon) adalah mahasiswi cantik, berambut pirang, dan kaya raya. Karena semua itu ia bisa mengencani pria manapun yang ia suka. Sampai ia bertemu dengan pria tampan, baik, dan kaya raya berwnama Warner Huntington III (Matthew Davis). Keluarga Warner tidak begitu saja menyetujui hubungan Elle dan Warner karena menurut keluarga Warner gadis berambut pirang itu identik dengan otak yang dangkal.

Untuk membuktikan bahwa ia bukanlah gadis pirang dengan otak dangkal, Elle bekerja keras untuk masuk sekolah hukum di Harvard, universitas terbaik di dunia sekaligus universitas di mana Warner berkuliah. Singkat cerita Elle akhirnya berhasil masuk Harvard. Namun, ternyata kisah percintaannya dengan Warner tidak berjalan begitu mulus ketika ada gadis lain yang pintar, kaya, dan cantik yang juga ingin mendapatkan Warner.

Film yang diproduksi tahun 2001 ini diarahkan oleh Robert Luketic. Kisah percintaan segitiga yang dibalut dengan komedi ini mengundang  gelak tawa yang berkepanjangan.

 

Jaringan yang ada Pada Tumbuhan

Tubuh tumbuhan pun terdiri dari sel-sel. Sel-sel tersebut akan berkumpul membentuk jaringan, jaringan akan berkumpul membentuk organ dan seterusnya sampai membentuk satu tubuh tumbuhan.
Di sini akan dibahas macam-macam jaringan dan organ yang membentuk tubuh tumbuhan.
Jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam :
1. Jaringan meristem/muda
2. Jaringan dewasa
Jaringan Maristem

Jaringam meristem adalah jaringan muda yang terdiri dari sekelompok sel-sel tumbuhan yang aktif  membelah. Ciri-ciri sel yang menyusun jaringan meristem adalah ukuran selnya kecil,sel berdinding tipis, mempunyai nukleus yang relatif besar,vakuola berukuran kecil, banyak mengandung sitoplasma, selnya berbentuk kubus.
Sel-sel meristem membelah terus untuk menghasilkan sel-sel baru, beberapa hasil pembelahan akan tetap berada dalam jaringan meristem dan disebut sel inisial atau sel permulaan. Sedangkan sel-sel baru yang digantikan kedudukannya oleh sel meristem disebut derivatif atau turunan.

Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam
1. Jaringan Meristem Primer

  • Jaringan meristem ini pada tumbuhan pada bagian organ yang paling muda.
  • merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrional / tunas / lembaga
  • mempunyai kemampuan untuk membelah , memanjang dan berdefrensiasi serta specialisasi membentuk jaringan yang dewasa.
  • jaringan ini cenderung menghasilkan hormon auksin sehingga membuat terjadinya pembelahan yang terus menerus kearah memanjang.
  • letak Jaringan ini di ujung batang, ujung akar yang kemudian dikenal dengan meristem apikal yang mengarah je dominansi apikal
  • Pertumbuhan jaringan meristem primer ini sering disebut pertumbuhan primer.
  • jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang bukan melebar. OK

2. Jaringan Meristem Sekunder


  • Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan meristem primer yang melakukan defrensiasi dan spesialisasi
  • merupakan jaringan dewasa namun mempunyai kemampuan totipotensi lagi
  • jaringan ini berada di bagian tengah dari organ untuk melakukan pembentukan jaringan yang berbeda dari yang sebelumnya
  • Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder.
  • Pertumbuhannya kearah membesar sehingga menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan.
  • Contoh jaringan meristem sekunder yaitu kambium.
Kambium


  • kambium adalah lapisan sel-sel tumbuhan yang sebenarnya merupakan jaringan dewasa seperti ( epidermis , parenkim , kolenkim , sklerenkim ) namun sel selnya mempunyai kemampuan totipotensi
  • karena kambium bisa mersifat meristem lagi sehingga terjadi pembentukan meristem yang ke dua yang kemudian disebut jaringan meristem sekunder.
  • Aktivitas kambium yang merupakan jaringan meristem sekunder ini membelah terus menerus , membesar dan berdefrensiasi membentuk xilem dan floem sebagai jaringan pengangkut .
  • membelah keluar membentuk Floem ( jaringan pembuluh tapis / kulit ) dan membelah kedalam membentuk Xylem ( pembuluh kayu) sehingga bayang tanaman membesar
  • pembentukan Xylem / Floem ditujukan untuk proses transportasi zat
  • Xylem yaitu pembuluh untuk sarana mengangkut air dan mineral sedang Floem pembuluh untuk sarana pengangkutan hasil Fotosintesis
  • Perlu diketahui pembentukan Xylem dan Floem oleh kambium itu ditentukan oleh faktor lingkungan misalnya air dan mineral , maka kambium membentuk X/F pada musim penghujan dan kemarau juga pasti berbeda maka terbentuklah lingkaran tahun
  • musim kemarau X/F hanya terbentuk garis karena sulitnya mendapatkan air sehingga pembelahannya terhambat sedang di musim hujan kebutuhan terpenuhi maka pembentukan X/F menjadi lebih cepat pembelahan selnya akibatnya menjadi lebih tebal , tentu hitungan batang dengan melihat garis garis itulah bisa diukur umurnya OK
  • Aktivitas kambium menyebabkan pertumbuhan sekunder, sehingga batang tumbuhan menjadi besar . Ini terjadi pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae(tumbuhan berbiji terbuka ).
  • Pada masa pertumbuhan, pertumbuhan kambium kearah dalam lebih aktif dibandingkan pertumbuhan kambium kearah luar, sehingga menyebabkan kulit batang lebih tipis dibandingkan kayu.
  • Berdasarkan kemampuan pembentukan jaringan Kambium daibagi menjadi Kambium vaskuler (intravaskuler): kambium yang terdapat di dalam berkas pengangkutan (di antara phloem dan xylem). Fungsi : ke arah luar membentuk floem sekunder fan ke arah dalam membentuk xilem sekunder.
    Kambium intervaskuler : kambium yang terdapat di antara dua berkas pengangkutan/ di luar berkas pengangkutan.
    Fungsi : membentuk jari-jari empulur.
  • Berdasarkan letaknya jaringan meristem dibedakan menjadi tiga yaitu meristem apikal, meristem interkalar dan meristem lateral.


Aktivitas kambium  menyebabkan pertumbuhan skunder, sehingga batang tumbuhan menjadi besar . Ini terjadi pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae(tumbuhan berbiji terbuka ).
Pertumbuhan kambium kearah luar akan membentuk kulit batang, sedangkan kearah dalam akan membentuk kayu.Pada masa pertumbuhan, pertumbuhan kambium kearah dalam lebih aktif dibandingkan pertumbuhan kambium kearah luar, sehingga menyebabkan kulit batang lebih tipis dibandingkan kayu.

Berdasarkan letaknya jaringan meristem dibedakan menjadi tiga yaitu meristem apikal, meristem interkalar dan meristem lateral.

Meristem apikal adalah meristem yang terdapat pada ujung akar dan pada ujung batang. Meristem apikal selalu  menghasilkan sel-sel untuk tumbuh memanjang.Pertumbuhan memanjang akibat aktivitas meristem apikal disebut pertumbuhan primer. Jaringan yang terbentuk dari meristem apikal disebut jaringan primer.

Meristem interkalar atau meristem antara adalah meristem yang terletak diantara jaringan meristem primer dan jaringan dewasa. Contoh tumbuhan yang memiliki meristem interkalar adalah batang rumput-rumputan (Graminae). Pertumbuhan sel  meristem  interkalar menyebabkan pemanjangan batang lebih cepat, sebelum tumbuhnya bunga. Meristem lateral atau meristem samping adalah meristem yang menyebabkan pertumbuhan skunder. Pertumbuhan skunder adalah proses pertumbuhan yang menyebabkan bertambah besarnya  akar dan batang tumbuhan. Meristem lateral disebut juga sebagai kambium. Kambium terbentuk dari dalam jaringan meristem yang telah ada pada akar dan batang dan membentuk jaringan skunder pada bidang yang sejajar dengan akar dan batang. 

Jadi jaringan Meristem itu jaringan yang sel-selnya selalu membelah (mitosis) serta belum berdifferensiasi. Ada beberapa macam jaringan meristem, antara lain :
- Titik tumbuh, terdapat pada ujung batang, meristem ini menyebabkan tumbuh memanjang atau disebut juga tumbuh primer. Terdapat dua teori yang menjelaskan pertumbuhan ini. Yang pertama adalah teori histogen dari Hanstein yang menyatakan titik tumbuh terdiri dari dermatogens yang menjadi epidermis, periblem yang menjadi korteks, dan plerom yang akan menjadi silinder pusat. Teori kedua adalah teori Tunica-Corpus dari Schmidt yang menyatakan bahwa titik tumbuh terdiri atas Tunica yang fungsinya memperluas titik tumbuh, serta Corpus yang berdifferensiasi menjadi jaringan-jaringan.
- Perisikel (perikambium) merupakan tempat tumbuhnya cabang-cabang akar. Letaknya antara korteks dan silinder pusat.
- Kambium fasikuler (kambium primer). Kambium ini terdapat di antara Xilem dan floem pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae. Khusus pada tumbuhan monokotil, kambium hanya terdapat pada batang tumbuhan Agave dan Pleomele. Kambium fasikuler kea rah dalam membentuk Xilem dank e arah luar membentuk floem, sementara ke samping membentuk jaringan meristematis yang berfungsi memperluas kambium. Pertumbuhan oleh kambium ini disebut pertumbuhan sekunder
- Kambium sekunder (kambium gabus/ kambium felogen), kambium ini terdapat padapermukaan batang atau akar yang pecah akibat pertumbuhan sekunder. Kambium gabus kea rah luar membentu sel gabus pengganti epidermis dank e arah dalam membentuk sel feloderm hidup. Kambium inilah yang menyebabkan terjadinya lingkar tahun pada tumbuhan. JARINGAN DEWASA
Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti melaukakan totipotensi , jaringan ini hanya membelah tetapi tidak melakukan defrensiasi membentuk jaringan lain . OK

Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam :
1 Jaringan Epidermis

Jaringan Epidermis



  • Jaringan yang letaknya paling luar
  • Jaringan epidermis tersusun atas sel-sel hidup berbentuk pipih selapis yang berderet rapat tanpa ruang antar sel.
  • Tidak mengandung khlorofil kecuali pada epidermis tumbuhan Bryophita dan Pterydophyta serta sekitar epidermis pada sel penutup stomata
  • Bentuk sel jaringan epidermis seperti balok
  • Mengalami modifikasi membentuk aneka ragam sel yang sesuai dengan fungsinya
  • Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis.
Fungsi jaringan epidermis antara lain :


  • Pelindung / Proteksi jaringan didalamnya
  • Tidak dapat ditembus air dari luar, kecuali akar yang muda, bisa kemasukan air karena osmosis
  • Peresap air dan mineral pada akar yang muda.
  • Oleh karena itu akar-akar yang muda epidermisnya diperluas dengan tonjolan-tonjolan yang disebut bulu akar.
  • Untuk penguapan air yang berlebihan. Bisa melalui evaporasi atau gutasi
    - Tempat difusi O2 dan CO2 sewaktu respirasi, terjadi pada epidermis yang permukaannya bergabus
    Epidermis memiliki beberapa struktur khas sebagai berikut :
MODIFIKASI EPIDERMISEp[dermis bisa membentuk aneka ragam bentuk menyesuaikan perannya di Organ tempat keberadaan epidermis



  1. Stomata (mulut daun), yaitu lubang pada lapisan epidermis daun. Sekitar stomata terdapat sel yang berklorofil disebut sel penutup. Stomata berfungsi sebagai tempat masuknya CO2 dan keluarnya O2 sewaktu berfotosintesis. Selai itu stomata juga berfungsi untuk penguapan air
  2. Trichoma, yaitu rambut-rambut yang tumbuh pada permukaan luar dari epidermis daun dan batang. Berfungsi untuk menahan penguapan air.
  3. Bulu-bulu akar, yaitu rambut-rambut yang tumbuh pada permukaan akar yang dapat diresapi oleh larutan garam-garam tanah.
2. Jaringan Parenkim
Parenkim merupakan jaringan tanaman yang paling umum dan belum berdiferensiasi. Kebanyakan karbohidrat non-struktural dan air disimpan oleh tanaman pada jaringan ini. Parenkim biasanya memiliki dimensi panjang dan lebar yang sama (isodiametrik) dan protoplas aktif dibungkus oleh dinding sel primer dengan selulose yang tipis. Ruang interseluler antar sel umum terdapat pada parenkim.

Nama lainnya adalah jaringan dasar. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang, kulit akar, daging, daun, daging buah dan endosperm. Bentuk sel parenkim bermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim, yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim. Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim.
Berdasarkan fungsinya jaringan parenkim dibedakan menjadi beberapa macam antara lain:
1. Parenkim asimilasi (klorenkim).
2. Parenkim penimbun.
3. Parenkim air
4. Parenkim penyimpan udara (aerenkim).
1. Parenkim asimilasi (klorenkim) adalah sel parenkim yang mengandung klorofil dan berfungsi untuk fotosintesis.
2. Parenkim penimbun adalah sel parenkim ini dapat menyimpan cadangan makanan yang berbeda sebagai larutan di dalam vakuola, bentuk partikel padat, atau cairan di dalam sitoplasma.
3. Parenkim air adalah sel parenkim yang mampu menyimpan air. Umumnya terdapat pada tumbuhan yang hidup didaerah kering (xerofit), tumbuhan epifit, dan tumbuhan sukulen.
4. Parenkim udara (aerenkim) adalah jaringan parenkim yang mampu menyimpan udara karena mempunyai ruang antar sel yang besar. Aerenkim banyak terdapat pada batang dan daun tumbuhan hidrofit.
3. Jaringan Penguat/Penyokong

Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan meliputi 2 jaringan yaitu


  1. Jaringan kolenkim
  2. Jaringan sklerenkim.
1. Jaringan Kolenkim
Kolenkim terdiri dari sel – sel yang serupa dengan parenkim tapi dengan penebalan pada dinding sel primer disudut sudut sel tidak menyeluruh . Umumnya terletak pada bagian peripheral batang dan beberapa bagian daun. Dinding sel yang plastis dan fleksibel pada kolenkim member dukungan yang cukup untuk sel – sel tetangganya. Karena kolenkim jarang menghasilkan dinding sel sekunder, jaringan ini tampak sebagai sel – sel dengan penebalan dinding sel yang ekstensif

Hubungan erat antara jaringan kolenkim dan parenkim tampak pada batang dimana kedua jaringan ini terletak bersebelahan. Banyak contoh menunjukkan tidak adanya batas khusus antara kedua jaringan, karena sel – sel dengan ketebalan sedang ada antara kedua jenis jaringan yang berbeda ini.
2. Jaringan Sklerenkim
Sklerenkim adalah jaringan pendukung pada tanaman.


  • Penebalan lignin terletak pada dinding sel primer dan sekunder dan dinding menjadi sangat tebal.
  • Hanya ada sedikit ruang untuk protoplas yang nantinya hilang jika sel dewasa (gambar jaringan sklerenkim).
  • Sel – sel yang terdiri dari jaringan sklerenkim mungkin terbagi menjadi 2 tipe: serat (fibre) atau sklereid.
  • Serat atau fibre biasanya memanjang dengan dinding berujung meruncing pada penampang membujur (longitudinal section; L.S.),
  • sedangkan sklereid atau sel batu. Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid.
  • Terdapat pada bagian keras buah dan biji. Bagian bergerigi pada buah pir disebabkan oleh sel – sel batu (stone cell, sklereid).
  • Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak.
  • Selain mengandung selulosa dinding sel, jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin, sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras.
  • Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid
4. Jaringan Pengangkut



  • Jaringan pengangkut pada tanaman sering disebut jaringan vaskular
  • Disebut jaringan vascular karena sarana transportasi atau pengangkutannya berupa pembuluh pembuluh (vasculer)
  • Pembuluh (vasculer) itu untuk membawa air dan larutan ke seluruh tanaman.
  • Pembuluh itu meliputi Xylem atau pembuluh kayu berfungsi untuk membawa air sedangkan floem pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu membawa hasil fotosintesis berupa larutan organik.
  • Baik xylem maupun floem terdiri dari beberapa tipe sel.
  • Pada batang primer jaringan ini terletak pada berkas pengangkut dimana floem di bagian luar dan xylem di bagian dalam.
  • Floem dan xylem dipisah oleh beberapa baris sel meristem berdinding tipis yang disebut cambium.

Xylem
Yang merupakan karakteristik sel – sel xylem adalah berkas pengangkut dan trakeid yang memiliki dinding sel tebal mengandung lignin dan merupakan pengangkut air.
Trakeid berbentuk memanjang, serupa dengan serat tapi berdiameter lebih besar.
Pada penampang melintang berkas pengangkut tampak besar dan bulat pada jaringan xylem.

Floem



5. Jaringan Gabus

jaringan-gabus

Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air, mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. Pada Dikotil, jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen, pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm, ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem.

ORGAN TUMBUHAN
Organ tumbuhan biji yang penting ada 3, yakni: akar, batang, daun.
Sedang bagian lain dari ketiga organ tersebut adalah modifikasinya, contoh: umbi modifikasi akar, bunga modifikasi dari ranting dan daun.
AKAR

Asal akar adalah dari akar lembaga (radix), pada Dikotil, akar lembaga terus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang, pada Monokotil, akar lembaga mati, kemudian pada pangkal batang akan tumbuh akar-akar yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut.

Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh tudung akar atau kaliptra, yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah, sel-sel kaliptra ada yang mengandung butir-butir amylum, dinamakan kolumela.
1. Fungsi Akar
a. Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah
b. Dapat berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan
c. Menyerap air dam garam-garam mineral terlarut
2. Anatomi Akar

Pada akar muda bila dilakukan potongan melintang akan terlihat bagian-bagian dari luar ke dalam.
a. Epidermis
b. Korteks
c. Endodermis
d. Silinder Pusat/Stele
a. Epidermis
Susunan sel-selnya rapat dan setebal satu lapis sel, dinding selnya mudah dilewati air. Bulu akar merupakan modifikasi dari sel epidermis akar, bertugas menyerap air dan garam-garam mineral terlarut, bulu akar memperluas permukaan akar.
b. Korteks
Letaknya langsung di bawah epidermis, sel-selnya tidak tersusun rapat sehingga banyak memiliki ruang antar sel. Sebagian besar dibangun oleh jaringan parenkim.
c. Endodermis
Merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan silinder pusat. Sel-sel endodermis dapat mengalami penebalan zat gabus pada dindingnya dan membentuk seperti titik-titik, dinamakan titik Caspary. Pada pertumbuhan selanjutnya penebalan zat gabus sampai pada dinding sel yang menghadap silinder pusat, bila diamati di bawah mikroskop akan tampak seperti hutuf U, disebut sel U, sehingga air tak dapat menuju ke silinder pusat. Tetapi tidak semua sel-sel endodermis mengalami penebalan, sehingga memungkinkan air dapat masuk ke silinder pusat. Sel-sel tersebut dinamakan sel penerus/sel peresap.
d.Silinder Pusat/Stele
Silinder pusat/stele merupakan bagian terdalam dari akar.
Terdiri dari berbagai macam jaringan :
- Persikel/Perikambium
Merupakan lapisan terluar dari stele. Akar cabang terbentuk dari pertumbuhan persikel ke arah luar.
- Berkas Pembuluh Angkut/Vasis
Terdiri atas xilem dan floem yang tersusun bergantian menurut arah jari jari. Pada dikotil di antara xilem dan floem terdapat jaringan kambium.
- Empulur
Letaknya paling dalam atau di antara berkas pembuluh angkut terdiri dari jaringan parenkim.
BATANG
Terdapat perbedaan antara batang dikotil dan monokotil dalam susunan anatominya.


Jaringan Batang

1. Batang Dikotil
Pada batang dikotil terdapat lapisan-lapisan dari luar ke dalam :
a. Epidermis
Terdiri atas selaput sel yang tersusun rapat, tidak mempunyai ruang antar sel. Fungsi epidermis untuk melindungi jaringan di bawahnya. Pada batang yang mengalami pertumbuhan sekunder, lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus yang dibentuk dari kambium gabus.
b. Korteks
Korteks batang disebut juga kulit pertama, terdiri dari beberapa lapis sel, yang dekat dengan lapisan epidermis tersusun atas jaringan kolenkim, makin ke dalam tersusun atas jaringan parenkim.
c. Endodermis
Endodermis batang disebut juga kulit dalam, tersusun atas selapis sel, merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan stele. Endodermis tumbuhan Anguiospermae mengandung zat tepung, tetapi tidak terdapat pada endodermis tumbuhan Gymnospermae.
d. Stele/ Silinder Pusat
Merupakan lapisan terdalam dari batang. Lapis terluar dari stele disebut perisikel atau perikambium. lkatan pembuluh pada stele disebut tipe kolateral yang artinya xilem dan floem. Letak saling bersisian, xilem di sebelah dalam dan floem sebelah luar.
Antara xilem dan floem terdapat kambium intravasikuler, pada perkembangan selanjutnya jaringan parenkim yang terdapat di antara berkas pembuluh angkut juga berubah menjadi kambium, yang disebut kambium intervasikuler. Keduanya dapat mengadakan pertumbuhan sekunder yang mengakibatkan bertambah besarnya diameter batang.
Pada tumbuhan Dikotil, berkayu keras dan hidupnya menahun, pertumbuhan menebal sekunder tidak berlangsung terus-menerus, tetapi hanya pada saat air dan zat hara tersedia cukup, sedang pada musim kering tidak terjadi pertumbuhan sehingga pertumbuhan menebalnya pada batang tampak berlapis-lapis, setiap lapis menunjukkan aktivitas pertumbuhan selama satu tahun, lapis-lapis lingkaran tersebut dinamakan Lingkaran Tahun.
2. Batang Monokotil
Pada batang Monokotil, epidermis terdiri dari satu lapis sel, batas antara korteks dan stele umumnya tidak jelas. Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang
artinya di antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium. Tidak adanya kambium pada Monokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar, dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder. Meskipun demikian, ada Monokotil yang dapat mengadakan pertumbuhan menebal sekunder, misalnya pada pohon Hanjuang (Cordyline sp) dan pohon Nenas seberang (Agave sp).
DAUN

anatomi-daun

Daun merupakan modifikasi dari batang, merupakan bagian tubuh tumbuhan yang paling banyak mengandung klorofil sehingga kegiatan fotosintesis paling banyak berlangsung di daun.
Anatomi daun dapat dibagi menjadi 3 bagian :
1. Epidermis
Epidermis merupakan lapisan terluar daun, ada epidermis atas dan epidermis bawah, untuk mencegah penguapan yang terlalu besar, lapisan epidermis dilapisi oleh lapisan kutikula. Pada epidermis terdapatstoma/mulut daun, stoma berguna untuk tempat berlangsungnya pertukaran gas dari dan ke luar tubuh tumbuhan.
2. Parenkim/Mesofil
Parenkim daun terdiri dari 2 lapisan sel, yakni palisade (jaringan pagar) dan spons (jaringan bunga karang), keduanya mengandung kloroplast. Jaringan pagar sel-selnya rapat sedang jaringan bunga karang sel-selnya agak renggang, sehingga masih terdapat ruang-ruang antar sel. Kegiatan fotosintesis lebih aktif pada jaringan pagar karena kloroplastnya lebih banyak daripada jaringan bunga karang.